Jepang Sudah Bidik 6G yang 10 Kali Lebih Cepat

Jepang dikenal sebagai negara lokasi lahirnya inovasi. Tak salah tidak sedikit yang menjuluki demikian. Pasalnya, pada saat tidak sedikit negara tergolong Indonesia belum dapat merealisasikan jaringan 5G, Jepang malah sudah beranggapan mengenai teknologi jaringan seluler berikutnya yaitu 6G.

Jepang justeru sudah mengincar jaringan 6G bakal terwujud di negaranya pada 2030 mendatang atau 10 tahun dari sekarang. Para ilmuwan di Negeri Sakura tersebut juga telah memprediksi bila jaringan 6G nantinya bakal 10 kali lebih cepat dari 5G ketika ini yang baru mulai muncul di sejumlah negara maju.
Jepang Sudah Bidik 6G yang 10 Kali Lebih Cepat
 Sebagaimana dikutip JawaPos.com dari Gizmochina, Rabu (22/1), menurut keterangan dari laporan teranyar oleh Nikkei, Jepang sudah mulai merencanakan strategi komprehensif guna teknologi ‘pasca5G’ atau dalam urusan ini ialah 6G. Jepang memprediksi bila 6G dapat menjangkau kecepatan komunikasi 10 kali lebih cepat dari 5G pada 2030.

Laporan itu mengklaim bahwa Tiongkok, Korea Selatan, dan Finlandia pun telah mengawali penelitian dan pengembangan dan investasi segmen ini. Jepang yang mengakui bahwa mereka lambat dengan adopsi teknologi 5G, guna teknologi jaringan seluler selanjutnya mereka kali ini tak hendak kalah dan bercita-cita dapat menjadi negara kesatu yang mengawali 6G.

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang akan menyusun masyarakat riset pemerintah-sipil pada Januari ini. Tim itu berada di bawah pimpinan Universitas Tokyo Goshinjin, dan di bawah pemantauan langsung menteri hal umum Takao Sanae.

Peserta yang relevan dengan teknologi tersebut contohnya dari NTT dan Toshiba pun akan diundang untuk membicarakan tujuan kinerja 6G dan sokongan kebijakan pada Juni mendatang.

Jepang mengklaim bahwa dengan memakai teknologi komunikasi kecepatan tinggi ‘pasca5G’ (6G), dimungkinkan untuk mencerminkan masyarakat masa depan. Gambar stereoskopis pribadi dapat hadir dari ruang konferensi atau ruang ruang belajar yang jauh. Negara yang khas dengan kuliner Sushi tersebut juga bercita-cita dengan 6G nantinya bakal ada robot yang dapat merawat orang dan dikendalikan dari jauh lewat jaringan ultra cepat.
Jepang Sudah Bidik 6G yang 10 Kali Lebih Cepat 
Untuk riset dan pengembangan 6G, Jepang bakal menginvestasikan duit senilai USD 2,03 miliar atau berkisar Rp 27,2 triliun. Gelombang frekuensi tinggi yang tidak dipakai oleh 5G nantinya pun akan dipakai dalam jaringan 6G.

Di samping Jepang, negara-negara lain telah mulai memungut tindakan pun bersangkutan dengan 6G yang bakal datang. Pemerintah Tiongkok misalnya, negara tersebut memberitahukan pada November 2019 kemudian bahwa mereka akan menegakkan dua lembaga riset dan pengembangan (litbang) berhubungan 6G.

Universitas-universitas Finlandia dan lembaga-lembaga yang berafiliasi dengan pemerintah pun telah mengenalkan proyek 6G. Di Korea Selatan, Samsung Electronics dan LG Electronics setiap mendirikan pusat riset 6G pada 2019 lalu.