Pesaing Youtube Asal Perusahaan AS

Country Director RightsLedger Rio K Liau mengatakan pihaknya tengah merampungkan platform layanan video streaming mirip Youtube yakni Milstage. Milstage dibuat di latarbelakangi oleh sulitnya para kreator untuk monetasi konten.


Oleh sebab itu, RightsLedger menghadirkan sebuah platform baru yang menyediakan keleluasaan bagi kreator konten untuk memonetisasi kontennya.

"Kami mencoba membuat yang sedikit berbeda, bikin platform untuk konten kreator tapi kita tidak ikut memiliki konten. Nanti yang mengatur semua si pengguna, bisnis ini bukan hal baru," kata Rio kepada awak media di kantor RightsLedger, Jakarta, Selasa (21/5).


"RightsLedger hadir dengan membawa terobosan. Nanti, kreator yang akan bergabung dapat menentukan sendiri monetisasinya. Jadi, sharing economy untuk konten digital," lanjut dia.

Selain itu, Rio dan tim juga menyediakan teknologi blockchain bagi kreator konten yang akan menggunakan layanan Milstage. Melalui teknologi ini, kreator konten dapat merekam konten ke dalam jaringan blockchain sehingga data yang disimpan tidak dapat diubah.

"Setiap kreator konten setelah melakukan register akan memiliki catatan dan akan mendapat blockchain ship. Misal konten saya direkam di tanggal sekian, tidak ada yang bisa membantah karena masuk karakter yang diyakini tidak bisa diubah," jelasnya.

Menyoal penggunaan teknologi blockchain pada platform Milstage, RightsLedger menyebut hal itu dilakukan agar tidak terjadi tindakan menyalin konten tanpa izin.

Lebih lanjut Rio mengatakan bahwa tak hanya kreator konten yang mendapat keuntungan namun RightsLedger bakal memberikan keuntungan bagi para pengguna yang menonton konten video di Milstage.
Selain itu, Rio dan tim juga menyediakan teknologi blockchain bagi kreator konten yang akan menggunakan layanan Milstage. Melalui teknologi ini, kreator konten dapat merekam konten ke dalam jaringan blockchain sehingga data yang disimpan tidak dapat diubah.

"Setiap kreator konten setelah melakukan register akan memiliki catatan dan akan mendapat blockchain ship. Misal konten saya direkam di tanggal sekian, tidak ada yang bisa membantah karena masuk karakter yang diyakini tidak bisa diubah," jelasnya.

Menyoal penggunaan teknologi blockchain pada platform Milstage, RightsLedger menyebut hal itu dilakukan agar tidak terjadi tindakan menyalin konten tanpa izin.

Lebih lanjut Rio mengatakan bahwa tak hanya kreator konten yang mendapat keuntungan namun RightsLedger bakal memberikan keuntungan bagi para pengguna yang menonton konten video di Milstage.